Peringatan Bahaya Judi Online: Ancaman Kecanduan dan Risiko Phising Data Pribadi

Pesatnya perkembangan teknologi digital memberikan berbagai kemudahan dan peluang bagi masyarakat. Namun, di balik kemudahan tersebut, juga muncul ancaman dalam bentuk praktik berbahaya seperti judi online yang semakin marak. Penawaran judi online yang menawarkan iming-iming keuntungan besar menggoda calon korban melalui berbagai cara dan saluran. Berikut penjelasan Peringatan Bahaya Judi Online: Ancaman Kecanduan dan Risiko Phising Data Pribadi

Perlu diingat bahwa tidak ada orang yang benar-benar kaya dari hasil berjudi. Untuk mencegah dampak negatif dari judi online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi terus menggencarkan literasi digital. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui webinar literasi digital dengan tema “Bikin Rugi, Pahami Bahaya dan Dampak dari Kecanduan Judi Online” yang diadakan di Jawa Barat pada Rabu, 24 Mei.

Pada kesempatan tersebut, Founder Digital Advisor Academy, Alamsurya Kubara Endriharto, menekankan betapa banyak orang tergoda dengan iklan judi online yang menjanjikan impian menjadi jutawan. Namun, dia juga memperingatkan bahwa judi online dapat menyebabkan kecanduan. Begitu seseorang merasakan keuntungan atau kemenangan, dorongan untuk terus bermain demi mendapatkan keuntungan yang lebih besar semakin kuat. “Kecanduan judi juga bisa menyebabkan gangguan mental, seperti depresi,” tegasnya.

Endriharto menjelaskan bahwa judi online juga bisa menimbulkan dampak ekonomi yang merugikan. Ketika seseorang mengalami kekalahan, dorongan untuk menang dan mengembalikan modal meskipun peluangnya sangat kecil dapat memicu siklus kerugian yang berkepanjangan. “Dampak buruknya adalah ketika seseorang kalah dan kehabisan uang, ia mungkin mencari segala cara untuk mendapatkan uang kembali demi bisa berjudi lagi, bahkan termasuk berbuat tindakan kriminal,” tambahnya.

Baca Juga : Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari- hari Ibu Nekad Melakukan Judi Online

Sementara itu, anggota Relawan TIK Provinsi Bali, Romiza Zildjian, juga mengungkapkan bahaya lain dari perjudian online. Menurutnya, ada potensi pencurian data pribadi dalam praktik judi online, yang dapat merugikan individu secara finansial dan merusak reputasi seseorang.

Baca Juga :   Jokowi Memilih Dito Ariotedjo  sebagai Menteri

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan bijaksana dalam menghadapi penawaran judi online yang menggiurkan. Literasi digital menjadi kunci untuk mengidentifikasi dan menghindari praktik-praktik berbahaya seperti ini. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang risiko dan bahaya judi online, diharapkan masyarakat dapat melindungi diri dan keluarga dari ancaman kecanduan dan potensi kejahatan siber yang berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari.

“mereka bisa saja menjadi korban kejahatan siber atau phising. Terdapat juga bahaya keuangan lain dari judi online yang mesti diwaspadai siapa pun juga,” tandas Romiza Zildjian, anggota Relawan TIK Provinsi Bali.

Romiza menyarankan agar masyarakat melapor ke pihak berwajib jika mendapat tawaran judi online di media sosial maupun lewat aplikasi percakapan. Meskipun melaporkannya tidak selalu mudah, namun pemerintah juga giat memberantas situs judi online yang banyak ditemukan di internet atau jagad maya. 

Untuk menghindari gaya hidup boros atau konsumtif yang berpotensi merugikan, Dian memberikan beberapa saran. Pertama, penting bagi seseorang untuk mengendalikan diri dalam menggunakan media sosial agar tidak tergoda dengan tawaran judi online. Selanjutnya, disarankan untuk membuat anggaran belanja yang disiplin dan bijaksana. Belanjalah hanya untuk barang-barang yang benar-benar diperlukan, bukan untuk hal-hal yang bersifat impulsif atau konsumtif.

Selain itu, menciptakan hobi yang memberi keuntungan atau manfaat positif juga dapat membantu mengalihkan perhatian dari godaan berjudi. Dian menekankan bahwa terdapat banyak pilihan hobi yang bisa mengisi waktu luang dengan lebih bermanfaat, seperti membaca, menulis, berkebun, atau berolahraga.

Dengan meningkatkan literasi digital, memahami dampak negatif judi online, dan mengendalikan gaya hidup konsumtif, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan terhindar dari jerat judi online yang merugikan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait akan menjadi kunci dalam memberantas praktik berbahaya ini guna menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan positif.

Baca Juga :   Partai Golkar Merapat Dengan Ganjar dan Prabowo

Polisi Salatiga Menangkap Delapan Tersangka Judi Online dengan Penghasilan Ratusan Juta Rupiah Sebulan

Polres Salatiga telah berhasil menggulung sindikat judi online yang menghasilkan keuntungan bersih mencapai ratusan juta rupiah setiap bulannya. Delapan tersangka dengan inisial W, SS, NH, MLA, N, ZP, MAB, dan AAW berhasil diamankan dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga, AKBP Feria Kurniawan.

Konferensi pers yang diadakan oleh Polres Salatiga pada Jumat, 10 Maret 2023, mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan di tempat berbeda. Pertama, di Perum GW Tegalrejo, dan kedua, di sebuah lokasi yang berada di desa Kutowinangun Kidul kec Tingkir Salatiga, pada Senin, 27 Februari 2023 dini hari.

Kapolres Salatiga, AKBP Feria Kurniawan, menyatakan bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di salah satu rumah di perumahan tersebut. Rumah tersebut diduga menjadi tempat untuk bermain judi online.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, jajaran Satuan Resor Kriminal Salatiga menindaklanjuti lebih lanjut. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa rumah tersebut disewa oleh para tersangka untuk bermain judi jenis slot. Beberapa karyawan juga dipakai untuk membantu dalam operasi judi online ini.

Penangkapan dilakukan pada malam Minggu, 26 Februari 2023, di lokasi tempat terduga pelaku bermain judi jenis slot. Operasi tersebut berjalan dengan sukses dan para tersangka berhasil diamankan.

“Terduga ditempat lain memperkerjakan banyak pegawai agar ikut main judi slot ditempat tersebut,” sebut AKBP Feria.

Dalam pengembangan lebih lanjut, polisi berhasil mengumpulkan bukti yang cukup untuk menjerat delapan tersangka dengan tuduhan bermain judi online ilegal. Para tersangka akan dihadapkan pada proses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga :   Pimpinan PDI Perjuangan Sebut Sudah Ada Sekitar 10

Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kegiatan ilegal seperti perjudian online. Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi dan laporan kepada pihak berwajib sangat penting untuk memberantas kejahatan dan menjaga ketertiban dalam masyarakat.

Lalu tim Satuan Reserse Kriminal Salatiga menggerebek dan mengamankan beberapa karyawan yang sedang bermain perjudian jenis slot di dalam konter. “Para terduga pelaku langsung dibawa ke Satreskrim Polres Salatiga untuk langkah penyidikan lebih lanjut,” papar AKBP Feria.

Selama operasi penangkapan, pihak kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti dari kedua lokasi kejahatan. Barang bukti yang diamankan termasuk sepuluh unit PC, sembilan unit handphone, empat buah router, dua buah ATM, dan dua buah buku rekening. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah uang hasil keuntungan dari aktivitas judi online ini.

AKBP Feria menjelaskan bahwa dalam satu bulan terakhir, sindikat judi online ini berhasil meraih keuntungan sebesar Rp 150 juta dari beberapa akun judi online yang mereka kelola.

Para pemain judi online telah beroperasi selama dua bulan di dua tempat berbeda diSalatiga. Dengan peran pembagian keuntungan, pemilik akun judi online ini dan karyawannya dapat meraih hasil dari aktivitas ilegal ini.bahwa 

AKBP Feria menambahkan kedelapan pelaku dikenakan pasal 303 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara selama 10 tahun, atau Pasal 27 Ayat (2) UU ITE dengan denda sebesar Rp 1 miliar.

Kepolisian Polres Salatiga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu peka terhadap peredaran kegiatan ilegal seperti judi online. Pemain judi online Kolaborasi dan dukungan dari masyarakat dalam memberikan informasi yang relevan akan terus menjadi kunci keberhasilan pihak kepolisian dalam menegakkan hukum dan menjaga ketertiban di wilayah Salatiga.

Leave a Comment