Penyakit Lupus, Gejala, Faktor, dan Jenis Pengobatan

Systemic Lupus Erythematosus [SLE] atau juga bisa dibilang penyakit lupus, yakni salah satu penyakit autoimun parah yang dapat menyebabkan peradangan di sejumlah area tubuh, speerti halnya ginjal, kulit, sendi, sampa otak.

Seperti penyakit autoimun lainnya, lupus muncul karena sistem imun tubuh akan melawan sel sehat didalam tubuh. Lalu, apakah penyakit ini bisa disembuhkan? Untuk mengetahuinya simak artikel di bawah ini sampai habis, ya!

Definisi Penyakit Lupus

Penyakit lupus adalah jenis penyakit inflamasi parah yang dikarenakan sistem kekebalan tubuh bekerja tidak sebagaimana mestinya. Pada kondisi normal, seharusnya sistem kekebalan tubuh bisa melindungi tubuh seseorang dari serangan berbagai bakteri atau infeksi virus. Sementara untuk orang yang mengalami penyakit ini, maka sistem kekebalannya justru menyerang organ dan jaringan tubuh sendiri.

Inflamasi yang muncul karena penyakit lupus akan menyerang beberapa area tubuh, diantaranya seperti paru-paru dan sel darah. Sebagai jenis penyakit autoimun, juga punya julukan, yaitu penyakit seribu wajah lantaran kepintarannya saat meniru gejala dari penyakit lainnya.

Baca Juga : Obat Sakit Perut Melilit dan Mencret

Kemudian kesulitan diagnosa umumnya bisa mengakibatkan proses penanganan yang tidak tepat. Selain itu, lupus mempunya beberapa jenis berbeda dan salah satunya ialah lupus eritematosus sistemik atau systemic lupus erythematosus [SLE].

Baca Juga :   8 Jenis Olahraga Untuk Kesehatan Jantung Dan Paru-Paru

Terdapat sepertiga penderita lupus jenis ini yang punya kondisi autoimun lain, misalnya sindrom Sjorgen atau penyakit tiroid. Kondisi seperti ini bisa berakibat dengan terjadinya komplikasi, tidak terkecuali masalah di kehamilan. Bahkan langkah pengobatannya bisa juga membuat penderita rentan terkena infeksi kronis.

Seberapa Sering Penyakit Lupus Muncul?

Sepertii dikutip dari Pusat data dan Informasi Kemenkes, pada tahun 2016 lalu, ada 2.167 pasien yang menginap di rumah sakit karena diagnosis penyakit lupus. Tapi, jumlah tersebut dinilai berbeda dari angka yang tertera di lapangan pasalnya tak semua kasus dituliskan serta ada banyak sekali orang yang kurang menyadari jika ia mengalami lupus.

Dari data yang dikumpulkan, penyakit lupus adalah penyakit yang sering ditemukan oleh wanita. Terutama yang berusia produktif, yakni 15 hingga 50 tahun. Walaupun masih belum dipahami lebih jelas, ada studi yang diterbitkan oleh Journal Annals of the Rheumatic Disease mengatakan jika resiko wanita terkena penyakit ini lebih tinggi lantaran kromosom gen yang terdapat dalam tubuh.

Faktor Timbulnya Penyakit Lupus

Sebagai jenis penyakit autoimun, penyakit ini akan muncul saat sistem imun menyerang jaringan tubuh penderita. Hanya saja, banyak ahli yang belum memahami faktor terjadinya lupus secara jelas.

Tapi, ada sejumlah faktor yang punya dugaan kuat yang bisa memicu kemunculan lupus, diantaranya adalah:

  • Infeksi. Mempunyai infeksi bisa memicu terjadinya lupus atau bisa menimbulkan kekambuhan untuk sebagian orang.
  • Obat-obatan tertentu. Lupus bisa muncul karena obat tekanan darah tapi tidak semua jenis obat, misalnya obat antibiotik dan obat anti-kejang.
  • Sinar matahari. Paparan sinar ultraviolet bisa menimbulkan lesi kulit atau akan memicu terjadinya respon internal kepada seseorang yang rentan.
Baca Juga :   7 Mаnfааt Minyak Wіjеn untuk Kеѕеhаtаn dаn Kесаntіkаn

3 Jenis Penyakit Lupus

Selain itu, kamu harus memahami bahwa salah satu penyakit yang terbagi jadi 3 tipe berdasarkan kondisi dan gejalanya. Simak ulasan berikut!

  1. Systemic Lupus Erythematosus [SLE]

Lupus ini adalah yang paling sering ditemukan dan bisa menyerang organ serta jaringan tubuh dengan tingkat ringan hingga parah. Banyak orang yang hanya bisa merasakan sejumlah gejala ringan dalam kurun waktu cukup lama ataupun bahkan tidak merasakan gejala apapun sehingga kemudian terkena serangan parah.

  1. Discoid Lupus Erythematosus [DLE]

Ppada dasarnya DLE hanya akan menyerang kulit. Tapi, efek jenis lupus ini bisa menyerang organ dan jaringan tubuh lain. Umumnya DLE dapat dikendalikan penderita dengan cara menghindari paparan langsung dari sinar matahari dan juga obat-obatan.

  1. Lupus Karena Obat

Efek samping dari konsumsi obat tentunya berbeda untuk setiap orang. Mungkin ada lebih dari 90 obat yang dapat menyebabkan efek samping yang cukup mirip seperti gejala penyakit lups untuk orang tertentu.

Gejala Lupus

Walaupun gejala penyakit lupus selalu berbeda, namun ada 3 gejala utama yang sering ditemukan, yakni:

  • Ruam Kulit

Ruam di kulit yang menyebar di pipi dan batang hidung adalah ciri khusus SLE. Salah satu gejala penyakit lupus adalah mempunyai istilah medis butterfly rash atau ruam kupu-kupu lantaran bentuknya mirip seperti sayap kupu-kupu.

  • Perasaan Lelah Ekstrem
Baca Juga :   Rekomendasi Obat Sakit Pinggang Tradisional

Melakukan aktivitas sehari-hari yang tergolong sederhana, seperti rutinitas kerja atau rutinitas rumah tangga, bisa membuat penderita SLE merasakan lelah yang sangat besar. Mungkin kelelahan ini tetap dirasakan, walaupun sudah beristirahat cukup lama.

  • Nyeri Sendi

Gejala utama SLE ialah nyeri. Dalam kebanyakan kasus, gejala satu ini timbul di persendian kaki dan tangan. Mungkin perasaan nyeri ini bisa berpindah ke sendi lain secara cepat. Meski begitu, kondisi semacam ini tak akan menimbulkan cacat atau kerusakan permanen di area persendian.

Mungkin itu saja informasi tentang penyakit lupus yang wajib kamu pahami. Kamu perlu tahu jika penyakit lupus adalah jenis penyakit yang bisa menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani. Maka dari itu, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Leave a Comment